Jakarta, jejakfaktanews.co.id – Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) Periode 2025–2027, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta, S.Pd., S.Ikom dalam debat pertama Caketum PP KMHDI yang dilaksanakan secara online pada tanggal 6 Februari 2026 lalu menegaskan pentingnya membangun kekuatan organisasi melalui pembentukan wadah di tingkat siswa sebagai basis kaderisasi awal. Menurutnya, pembinaan sejak dini menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan perjuangan KMHDI ke depan (10/02).
Dalam pandangannya, regenerasi yang kuat tidak dapat dibangun secara instan ketika seseorang telah menjadi mahasiswa. Diperlukan proses pembinaan yang berkesinambungan sejak usia pelajar agar nilai perjuangan dan ideologi organisasi tertanam lebih dalam.
“Membangun basis perlu dari dasar. Ideologi harus ditanamkan dari usia calon kader, bukan justru ketika baru jadi kader. Sehingga ke depannya KMHDI punya kekuatan bukan saja dari alumni tapi juga dari tingkatan siswa,” ujar Virgi.
Virgi mencontohkan keberadaan organisasi siswa Hindu seperti Forum Komunikasi Siswa Hindu (FOKUSH) Kota Mataram yang telah menjadi ruang pembinaan awal bagi pelajar Hindu di daerah tersebut. Menurutnya, model organisasi seperti FOKUSH menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pelajar dan mahasiswa mampu menciptakan ekosistem kaderisasi yang berkelanjutan.
“Organisasi seperti FOKUSH menunjukkan bahwa pembinaan ideologi, kepemimpinan, dan nilai-nilai Dharma dapat dimulai dari tingkat sekolah. KMHDI perlu mendorong lebih banyak daerah untuk meniru langkah ini agar kaderisasi tidak terputus dan semakin kokoh hingga ke akar,” jelasnya.
Ia menilai bahwa pembentukan organisasi di tingkat siswa bukan hanya sebatas perluasan struktur KMHDI, tetapi juga bagian dari upaya strategis membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda Hindu. Dengan memiliki pemahaman ideologis sejak dini, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi kader yang kritis, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi.
Lebih lanjut, Virgi menjelaskan bahwa program ini juga menjadi bentuk kesinambungan nilai *KMHDI Berdikari* yang menekankan pada kemandirian kader dan kekuatan intelektual. Melalui pembinaan berjenjang, ia berharap KMHDI dapat melahirkan kader-kader tangguh yang siap melanjutkan perjuangan organisasi dalam berbagai bidang pengabdian.
“Regenerasi adalah nafas perjuangan KMHDI. Jika kita ingin organisasi ini terus relevan, maka kita harus menyiapkan kader sejak dini. Pembinaan di tingkat siswa akan menjadi pondasi kuat untuk masa depan KMHDI yang lebih solid dan berkarakter,” tambahnya.
Melalui gagasan tersebut, Virgi menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem kaderisasi KMHDI secara menyeluruh dan berjenjang, dimulai dari siswa hingga mahasiswa. Ia berharap langkah ini dapat menjadi awal terbentuknya generasi Hindu muda yang cerdas, berdaya, dan berdedikasi tinggi terhadap umat dan bangsa.
(jejakfaktanews.co.id/Red)




0 Komentar